Kawasan Keubon Nilam Terendam, Lintasan Beureunuen- Tangse Sempat Macet

Oleh
2d32969d-7693-407a-bafc-7ed47cafe896

LINTASAN Beureunuen-Tangse, Kabupaten Pidie, tepatnya di Gampong Keubon Nilam, terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi sejak pukul 19.oo wib. Sabtu (14/11/2020) malam.

Dalam keterangan Dandim 0102/Pidie, Letkol Arh Tengku Sony Sonatha,SE MIP, melalui Danramil 16/Tangse, Kapten Inf Jailani, curah hujan yang sangat tinggi mengakibatkan meluapnya sungai di Gampong tersebut, sehingga jalan lintas Beureunuen-Tangse dan rumah warga tergenang.

Selain itu, gorong-gorong dari seberang jalan ke arah sungai terlalu kecil, banyak material dan kayu tersangkut, menyebabkan air tidak tidak lancar, dan semakin tinggi menggenangi area sekitar.

Sebagai antisipasi, aparat TNI, Polri, dan warga ber gotong royong membersihkan kayu-kayu dan material terbawa air, dan sekira pukul 21 oo wib, akses jalan sudah bisa dilewati, walau kondisi licin berlumpur, demikian keterangan dari Danramil 16/Tangse.

Sementara, Kalak BPBD Pidie, Ir. Dewan Ansari mengatakan, dalam kejadian banjir di Gampong Keubon Nilam, Kec Tangse tidak ada korban jiwa, walau jalan dan sejumlah rumah sempat terendam.  “Selain Tangse, juga ditempat lain tergenang akibat tingginya curah hujan, termasuk Kota Sigli. Petugas kita terus memantau keadaan, dan bersiaga,” terang Dewan Ansari.

Dewan berharap agar masyarakat, khusunya yang tinggal di daerah-daerah pinggiran sungai untuk selalu waspada, juga bagi pengguna jalan khususnya daerah banjir supaya berhati-hati, karena jalan licin dan berlumpur,” harap Kalak BPBD Pidie.

Pantauan media ini, jalan-jalan dalam Kota Sigli tergenang akibat hujan lebat disertai petir selama dua jam tersebut, sejumlah rumah warga tergenang, seperti Pante Teungoh dan Kramat dalam, juga terlihat Sepmor yang diparkir disejumlah warkop sepanjang alun-alun  terendam sampai batas mesin.

Komentar

Loading...