Hari Meugang, Babinsa 18/Bda Masuk Ke Pasar Ada Apa

77604694-d6d3-43d7-97ce-dd7ac2fa858e

Aceh Timur - Hari Raya Idul Adha ialah hari yang mulia dan dinantikan oleh umat muslim seluruh dunia. Masyarakat khususnya Kecamatan Banda Alam dan Aceh ada umumnya menyambut Lebaran Haji (Kurban) ini dengan penuh sukacita.

Seperti di Provinsi Aceh, yang terdapat tradisi meugang yang berarti menyambut hari lebaran. Tradisi ini merupakan tradisi yang telah turun temurun dimana seluruh masyarakat ramai ramai membeli daging sapi untuk disantap bersama keluarga.

Untuk itu, bukan maksud untuk menghalangi masyarakat untuk melaksanakan tradisi meugang tersebut, namun Serma Helen Doni masuk ke pasar tradisional Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur untuk mensosialisasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kepada masyarakat yang hendak berbelanja.
Dimana kegiatan tersebut dalam rangka sebagai bentuk upaya pencegahan dan memberikan edukasi tentang wabah Covid-19 kepada masyarakat, Senin (19-07-2021).

Penerapkan PPKM bertujuan untuk memutus mata rantai dari penyebaran Covid-19 dengan melakukan peraturan dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dalam tingkat skala mikro, serta memberikan edukasi tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang berbahaya dan mematikan yang saat ini mengalami peningkatan di berbagai wilayah.

Pada kesempatan tersebut Serma Helen Doni dalam sosialisasinya menyampaikan, perkembangan wabah Covid-19 akan berhasil jika masyarakat disiplin dan patuh terhadap Prokes Covid-19, dan berkurang bahkan selesai jika kesadaran masyarakat dengan tetap menggunakan masker dan cuci tangan serta Physical Distancing.

“kita berharap masyarakat khususnya warga pengunjung pasar agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menghindari kerumunan,” imbaunya.

Ditempat terpisah Danramil 18/Bda Kapten Inf P. Siregar menyampaikan, kegiatan yang kami lakukan adalah suatu bentuk kepedulian TNI khususnya Koramil 18/Bda kepada masyarakat dalam hal ini sosialisasi PPKM pada tradisi Meugang ini, dengan tujuan mengingatkan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19 dengan selalu mematuhi Protokol Kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang saat ini masih mewabah dan belum berakhir," pungkasnya.

Komentar

Loading...